Lebih Tenang Dengan Lubang Serapan

Biopori

Biopori

Perubahan iklim dan banyaknya bencana alam yang terjadi membuat banyak orang merasa khawatir. Saat bencana alam terjadi, manusia akan sangat merugi. Salah satu bencana alam yang sering terjadi adalah banjir. Hampir semua tempat dengan kondisi lingkungan yang tidak baik dapat beresiko terkena bencana ini. Anda tentu tidak ingin mengalami ini. Karena itulah, akan lebih baik jika anda membuat lubang resapan biopori sendiri. Dengan lubang resapan ini, air hujan akan bisa langsung mengalir ke dalam tanah. Ini akan meningkatkan jumlah air tanah yang ada.

Selain merusak lingkungan, banjir yang menggenang juga menjadi sumber penyakit untuk orang – orang. Banyak bibit penyakit yang bersarang dalam air banjir yang kotor. Dengan meresapnya air hujan ke dalam lubang resapan, bibit penyakit yang ada akan bisa disingkirkan. Saat membuat lubang ini, anda harus memperhatikan ukurannya. Buatlah lubang dengan diameter 10 – 30 cm dengan panjang 30 – 100 cm. Lubang ini akan bisa menampung air hujan dan membiarkannya meresap ke dalam tanah.

Sempurnakan lubang biopori ini dengan memasukkan sampah organik ke dalamnya. Sampah berfungsi sebagai penuntun air menuju ke dalam tanah. Air hujan akan lebih mudah mersap ke dalam tanah dengan bantua sampah organik ini. Dengan bantuan organisme dalam lubang ini, sampah organik juga dapat berubah menjadi pupuk kompos. Tanaman anda akan semakin subur dengan pupuk alami dari sampah organik ini.

Sumber . . .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s