Orang Tua Juga Harus Belajar Agar Anak Memiliki Kecerdasan Majemuk

Sebagai orang tua tentu sangat bangga bila mempunyai anak yang cerdas. Apalagi cerdas dalam beberapa hal. Ia unggul di lebih dari satu bidang, artinya memiliki kecerdasan majemuk. Untuk itu banyak orang tua yang rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk biaya belajar tambahan anaknya di luar jam sekolah, misalnya, les privat, belajar musik, belajar melukis, dan semacamnya. Ada yang diajari keahlian yang dimiliki oleh orang tuanya. Jika orang tuanya penyanyi, anaknya diajari nyanyi, jika orang tuanya olah ragawan, anaknya dilatih olah raga, dan sebagainya.

Ada delapan kecerdasan yang dimiliki anak yang dihadiahkan oleh sang pencipta yang disebut kecerdasan majemuk. Ada anak yang cerdas dalam bidang kebahasaan, ada anak yang cerdas menghitung, ada anak yang memiliki kecerdasan visual atau gambar, ada juga yang memiliki keunggulan di bidang musik, interpersonal, kinestetik atau fisik, intrapersonal, dan kecerdasan alam. Semuau kecerdasan tersebut secara alamiah dimiliki oleh semua anak. Jadi, pada hakikatnya tidak ada anak yang bodoh seperti yang dikatakan Albert Einstein, setiap anak terlahir cerdas katanya.

Sebagai orang tua tentu perlu mempelajari karakter anaknya. Orang tua perlu mengenali kegemaran dan kecenderungan anak-anaknya, keahlian apa yang ia miliki. Bukan hanya itu, tentu akan lebih bagus jika orang tua membantu perkembangan semua kecerdasan majemuk yang dimiliki anak. Sebab, meskipun Tuhan telah memberi delapan kecerdasan pada anak, tapi jika itu tidak dirangsang, maka kecerdasan itu tidak akan pernah berkembang. Alhasil, anak tidak bisa apa-apa. Namun, kecenderungan yang dimiliki oleh anak sebaiknya dimaksimalkan. Jika anak suka membaca, bantulah untuk mengembangkan bakatnya di bidang bahasa.

Hindari anak Anda untuk melakukan sesuatu yang dia kurang baik di bidang itu, misalnya anak Anda kurang dalam pelajaran matematika namun pintar dalam membedakan not-not lagu. Daripada memberi dia les matematika, yang sebaiknya Anda lakukan adalah berikan dia les musik. Agar kemampuannya semakin berkembang. Siapa tahu dia akan menjadi komposer terkenal kelak. Kunci dari kesuksesan adalah fokus pada 1 bidang yang memang dikuasai.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s